Cara Merawat Kulit Wajah dan Tips untuk Remaja

KULIT dalam diri seorang remaja tergolong bebas dari kekendoran dan tidak dijumpai garis-garis. Susunan kulit dan warnanya bagus. Namun, pada periode ini pula dimulai produksi hormon tubuh tertentu. Diantaranya hormon Adrogen yang bekerja menstimulasi produksi kelenjar keringat dan minyak mencapai tingkat maksimal, sehingga kulit remaja cukup lembab.

Kulit merupakan organ tubuh yang terluas, kira-kira 1,8 M2 dengan tebal berkisar 5mm dan berat sekitar 15% dari berat badan. Fungsi kulit, sebagai dinding batas antara bagian tubuh dan dunia luar. Kulit merupakan pelindung tubuh terhadap kekeringan, panas, cahaya, debu, dan kuman. Selain sebagai pelindung tubuh, kulit juga berperan pada faktor estetis. Sebab, kulit sehat lembut, halus merupakan idaman tiap orang.


Dalam keadaan normal kulit mengalami proses turn over tiap tiga sampai dengan empat minggu. Pada masa itu, sel-sel kulit mati akan mengelupas secara alami lalu berganti sel kulit yang baru yang sehat. Beberapa ciri yang biasa dipakai sebagai patokan untuk mengetahui kulit sehat pada diri remaja di antaranya kulit terasa kenyal jika disentuh. Hal ini sebagai indikator bahwa kolagen dan elastin sebagai jaringan penyangga masih diproduksi dalam jumlah yang cukup dan keadaan baik. Kulit lembab, bukan berarti berminyak tetapi menandakan kadar air di dalam terjaga keseimbangannya. Sedangkan kemerahan yang terlihat di kulit mengindikasikan pembuluh darah berjalan optimal dan kulit mendapat nutrisi yang cukup.

Selain itu terjadi penebalan dimuara kelenjar minyak dan berakibat tersumbatnya saluran kelenjar disertai pori-pori melebar. Peningkatan produksi minyak dan tersumbatnya saluran kelenjar minyak ini menyebabkan jerawat. Tanda khas periode remaja atau jerawat inilah yang sering menjadi masalah bagi kaum remaja, pria maupun wanita.

Jerawat merupakan kelainan yang keronik pada unit pilosebasia. Prepa lensi dari jerawat berkisar 27% sampai dengan 93%. Remaja berjerawat sering mengalami masalah sosial, fisik dan psikologis, seperti menurunnya kepercayaan diri, body, image, cocial with hdrawal, frustasi dan depresi. Jerawat dengan peradangan berlarut akan menyebabkan bekas jerawat seperti noda hitam (hiperpigmintasi post acne), warna merah dan jaringan parut kulit berubah menjadi kasar serta tidak rata dan bersifat permanen.

Jerawat dapat dicegah dengan menghindari faktor pencetus jerawat dan melalukan perawatan kulit sehari-hari yang tepat. Hentikan kebiasaan buruk memegang atau memencet jerawat dengan tangan. Perbaiki pola hidup, tidur, dan hindari stres. Gunakan kosmetik yang non acenegenik. Jika jerawat tidak kunjung sembuh, bertambah parah, nyeri, dan mengganggu aktivitas, segera konsultasikan dengan dokter spesialis kulit untuk mendapatkan terapi yang sesuai dengan masalah dan kebutuhan kulit.

Jerawat kulit pada remaja bertujuan untuk menjaga kulit tetap sehat dan segar, melindungi dari pengaruh luar yang merugikan, menjaga kebersihannya serta mengatasi problem kulit seperti jerawat dan kulit. Umumnya remaja banyak berhubungan dengan debu dan matahari. Agar wajah senantiasa halus dan sehat harus selalu dijaga kebersihan kulit wajah, guna meraih penampilan yang menarik dengan keadaan kulit yang sehat, segar dan bersih.

Beberapa tips merawat kulit pada remaja :
  1. Bersihkan wajah secara teratur menggunakan pembersih wajah yang bebas minyak. Wajah dibersihkan dua kali sehari dan jangan di gosok dengan keras.
  2. Gunakan penyegar untuk membersihkan sisa-sisa lemak dan kotoran yang menutupi pori-pori, dilakukan 1-2 kali sehari sesuai kebutuhan. Hindari astrigen, sebab dapat menyebabkan kulit kering dan iritasi.
  3. Gunakan pelembab berbasis air dan memiliki tabir surya dengan spektrum luas, dipakai pagi dan siang hari.
  4. Jika menggunakan kosmetik dekoratif gunakan yang berbasis air (water based) atau kosmetik non komedogenic/non acnegenic.
  5. Bagi kulit sensitif gunakan kosmetik fragance free tanpa parfum.
  6. Untuk mengontrol jerawat gunakan produk yang direkomendasikan dokter.
  7. Eksfoliasi biasanya dilakukan 1-2 kali seminggu tergantung tipe kulit dan kondisi lingkungan. Eksfoliasi ini berguna untuk menghilangkan kulit mati dan bekas kosmetik/lemak yang menyumbat pori-pori.

Demikian artikel tentang cara merawat kulit wajah dan tips untuk remaja. Jadi, buat Anda para remaja, rawatlah kulit wajah Anda yang baru bertumbuh dan memasuki masa puber. Ikuti saja beberapa langkah merawat kulit wajah di atas sebagai referensi.