Mengenal Tumbuhan Patah Tulang dan Khasiatnya

Tumbuhan Patah Tulang (Nama Latin atau ilmiah : Eupharbia tirucalli) Tumbuhan patah tulang yang berasal dari Afrika tropis ini menyukai tempat terbuka yang terkena langsung sinar matahari. Namun, habitat aslinya terdapat di semak-semak kering, dan dinaturalisasi di semak-semak, hutan terbuka, dan padang rumput hingga pada ketinggian 2 m.

Di Indonesia, biasanya tanaman patah tulang ini adalah sejenis tanaman liar yang belakangan ini juga dikembangkan sebagai bonsai tanaman hias di pot, bisa juga dijadikan tanaman pagar.

Pohonnya berbentuk perdu dan berperawakan sangat unik dengan daun dan cabang yang bergerombol. Pada getah terdapat kandungan toksin sehingga tidak dianjurkan untuk konsumsi melainkan hanya digunakan dalam pengobatan luar tubuh saja. Sedangkan untuk ciri lebih jelas, alangkah baiknya jika anda memperhatikan lampiran gambar yang sudah kami sediakan di bawah.

Tumbuhan Patah Tulang

Pangkalnya berkayu dengan banyak cabang, bergetah seperti susu. Tangkainya akan segera bercabang dua yang melintang setelah tumbuh tinggi kira-kira 1 jengkal (Satu jengkal adalah ukuran panjang rentangan dari ujung jempol dan ujung kelingking - Harap diingat ukuran jengkal setiap orang berbeda-beda), demikian sampai seterusnya sehingga tampak seperti percabangan yang terpatah-patah. Daunnya jarang, berselang-seling, terdapat pada ujung ranting yang masih muda, dan berukuran kecil-kecil. Bunganya berwarna kuning kehijauan, dan keluar dari setiap ujung ranting.

Tumbuhan patah tulang ini dapat diperbanyak dengan cara stek batang.

Nah, kegunaan lain dari tumbuhan patah tulang selain bisa digunakan sebagai apotik hidup (tanaman obat tradisional) yaitu cabang dan rantingnya kalau sudah kering atau dikeringkan, bila dibakar dapat mengusir nyamuk.

Getahnya dapat digunakan untuk meracuni ikan sehingga ikan mudah untuk ditangkap tetapi getahnya berbahaya jika mengenai mata dapat menyebabkan kebutaan (Anda bisa mengatasinya dengan pertolongan pertama yang sudah dirangkum pada akhir artikel ini).

Penyakit yang dapat diobati dengan tumbuhan patah tulang ini di antaranya: rematik, sakit lambung, sifilis, nyeri saraf, penyakit kulit, kusta, tahi lalat membesar dan gatal, kutil, wasir, tulang patah, sakit gigi, tertusuk benda tajam, kapalan, dan keseleo.

Khasiat Tanaman Patah Tulang Untuk Kesehatan :
  • Mempercepat penyembuhan luka khususnya karena tertusuk benda tajam seperti duri dan pecahan kaca.
  • Meringankan gejala penyakit lambung serta gejala lain yang terkait seperti maag, sakit perut, dll.
  • Mempercepat penyembuhan patah tulang akibat terjatuh, dll.
  • Membersihkan tahi lalat yang gatal dan membesar.
  • Meringankan gejala nyeri sendi dan juga rematik.
  • Mengurangi rasa nyeri pada sistem syaraf dan otot.
  • Obat herbal untuk menyembuhkan sipilis (sifilis).
  • Menyembuhkan beberapa jenis penyakit kulit seperti gatal, dan jamur.
  • Mengobati wasir (ambeien) atau berak yang disertai darah dan juga nanah.
  • Obat alami untuk kusta.
  • Meringankan tukak pada rongga hidung.
  • Meringankan mati rasa pada beberapa bagian kulit.
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang terkait dengan pencegahan tumor dan kanker.
  • Bersifat anti-mikroba yang mencegah pertumbuhan bakteri atau kuman yang merugikan tubuh.
  • Mengontrol pertumbuhan parasit pada sistem pencernaan khususnya pada usus.
  • Meringankan gejala sesak nafas atau asma.
  • Obat alami yang ampuh untuk menyembuhkan batuk.

1. Untuk mengobati kutil dan kapalan
1/2 kg dahan dan ranting dicuci bersih lalu rebus dengan 4 liter air sampai tersisa tinggal 2 liter. Ketika air sudah hangat, silahkan rendam bagian yang ada kutilnya atau kapalan selama 1/2 jam. Setelah kering bagian kutil yang sudah direndam, oleskan param yang terbuat dari terasi yang sudah ditumbuk halus dan dicampur dengan putih telur.

2. Untuk sakit gigi
Beberapa tetes getah patah tulang dilumaskan pada gigi yang sakit dan berlubang (pakai kapas). Lakukan 1-2 kali sehari. Hati-hati jangan sampai mengenai gigi yang sehat.

3. Untuk tertusuk duri atau pecahan kaca

Teteskan getah patah tulang pada bagian yang tertusuk duri atau pecahan kaca. Getah itu akan mengeluarkan sendiri duri atau pecahan kaca dari kulit.


Penting Harap Diingat !
Apabila getah tumbuhan patah tulang ini memerciki mata, pertolongan pertama yang Anda lakukan ialah basuhlah mata yang diperciki dengan air dingin selama kurang lebih 15 menit dan ulangi lagi beberapa menit. Bisa juga memakai air kelapa atau santan untuk membasuh mata yang terpercik oleh getah dari tumbuhan ini agar racunnya ternetralisir.

Anda sedang membaca artikel kesehatan tentang Mengenal Tumbuhan Patah Tulang dan Khasiatnya. Semoga artikel ini bisa bermanfaat.